Search This Blog

Sunday, January 23, 2011

Personal Branding Cara Menjadikan Diri Lebih Baik

Personal branding adalah jika branding (merek) bersanding dengan person (seseorang). Setiap person adalah brand. Tahap “terlihat” proses branding dimulai dari apa yang kita kenakan: baju, celana, gaya rambut, aksesoris yang dikenakan, sampai dengan ukuran tubuh kita.  

Personal branding juga meliputi hal-hal yang tidak berhubungan dengan visual seperti tutur kata, gaya bicara, perilaku, pola pikir, cara makan, dan seterusnya. Personal branding hampir sama dengan traditional branding, merupakan kesatuan hal yang dimiliki seseorang dengan atribut tertentu, yaitu: keterampilan, karakteristik, ciri-ciri kepribadian, dan lain-lain.

Singkatnya, personal branding adalah segala hal yang dapat digunakan untuk “menjual“ diri sendiri.

Brand (merek) adalah tentang persepsi; yang merupakan asosiasi perasaan, pengalaman, dan nilai-nilai. Dalam dunia komersial, brand adalah jalan pintas untuk membangkitkan perasaan dan harapan. Logo atau slogan yang menarik akan membuat konsumen memiliki harapan akan kualitas, nilai, layanan, dan segudang emosi lainnya.  

Jadi, kesimpulannya, personal branding adalah tentang menciptakan identitas eksternal dimana seseorang (person) sebagai proyek bisnis.

Namun hal ini bukan tentang promosi diri yang berlebih atau bukan tentang cara meningkatkan ego. Hal ini juga bukan tentang berpura-pura, atau tentang menjadi tidak otentik. Hal ini tidak manipulatif dan tidak baru. Karena keotentikan sangat diperlukan dalam membangun brand.

Seperti apa yang disampaikan Montoya: Orang tidak suka individu yang mencoba untuk pura-pura bersih. Orang lebih menyukai orang yang ‘real’. Well, bangun brand kamu dengan sungguh-sungguh agar menjadi pribadi yang mendatangkan banyak rejeki. Hehehe...Met pagi...Happy blogging kawans...**Lily Kasim**

No comments: