Search This Blog

Thursday, May 5, 2011

Neisseria Gonorrhoeae

Kuman berbentuk biji kopi ini sudah setua sejarah. Mirip tuanya dan bandelnya dengan kuman Tuberkulosis. Kuman Neisseria gonorrhoeae yang ditemukan Mr. Albert Neisser di tahun 1879 ini merupakan penyebab penyakit kencing nanah. Seperti penyakit sexually transmitted diseases (STD) pada umumnya, penanganan STD as always melibatkan couple (pasangan).

Jika salah satu pasangan terkena penyakit ini, maka keduanya harus diterapi. Jika tidak, pengobatan tidak akan sukses dan akan terjadi ping pong phenomena yang akan berujung pada keparahan penyakit, komplikasi, serta resistensi antibiotika. Moreover, jika gonore terjadi pada kehamilan, maka bayi Anda akan terancam kebutaan karena conjunctivitis gonorhoeae. Tidakkah Anda kasihan dengan bayi Anda?

Prostitusi, hubungan luar nikah, dan hubungan tidak aman lainnya merupakan pangkal atau muasal berkembangnya penyakit ini. Lihatlah ibu paruh baya itu, yang di rumah baik-baik mengurus rumah tangga, melayani suami sepenuh cinta, tidak menyadari ditubuhnya terkandung koloni N. gonorrhoeae.

Mengapa tidak menyadari? Sang suami tidak pernah memberi tahu bahwa dia adalah penderita kambuhan penyakit kencing nanah yang dia dapatkan dari "jalanan". Mau memberi tahu bagaimana? Bagaimana cara mengajak sang istri berobat sementara sang istri tidak merasa sakit?

Fyi: pada perempuan, N. gonorrohea sering tidak menunjukkan gejala, tau-tau sudah lanjut penyakitnya. Atau sebaliknya, bapak-bapak dengan kencing nanah di pagi hari tanpa riwayat melayani wanita selain pasangannya selama hidupnya. Well, setialah...jangan selingkuh bapak-bapak, ibu-ibu, saudara-saudari sekalian...**Lily Kasim**

No comments: