Search This Blog

Saturday, November 22, 2014

Harga BBM Naik

Sebagai pengangguran kelas berat, kenaikan BBM serasa pukulan telak bagi dompet kurus kering milik saya. Naiknya cuma 2000 perak. Tujuan naiknya pun konon kabarnya mulia. Namun, kenapa semua harga ikut naik? Keluarin uang pagi 50rb, sore sudah lenyap. Miris ga? Derita dompet malnutrisi ini sudah kronis. Makin parah sejak BBM ini naik. 

Mau protes gimana? Katanya anggaran defisit? Nanti negara ga sanggup buat mbayar gaji para abdi negara. Negara ga stabil, kita repot semua. Jadilah deh kita-kita semua urunan membantu negara sebesar 2000 perak plus plus (naek semua harga barang) demi keberadaan sebuah negara besar eksotis nan kaya di garis khatulistiwa. 

Ikhlas? Yah...diikhlas-ikhlasin aja. Kita mah gak ngerti apa-apa. Berharap Pemerintah dan seluruh abdi bekerja dengan giat, ikhlas, jujur, dan adil. *Lily Kasim*

No comments: